Minggu, 01 November 2009

Puisi Keroyokan

Hari sabtu kemaren jam pertama skolah diisi sama pelajaran Bahasa Indonesia bersama Pak Nur A,
Sebenernya sih harus'a hari itu pembagian rapor mid test oleh wali murid, tapi ga jadi. Jadinya rapor ntu diambil sendiri...

Pelajaran B.Indo kali ini materinya tentang puisi, ya sekitar tema, diksi, majas, dan bla,bla, bla,,,,
Waktu bahas masalah tema, kita disuruh mencari 10 tema yang ada kaitannya sama bencana alam gempa,

trus tiba-tiba kita dibagi dalam dua kelompok, kelompok ganjil n kelompok genap,,
ternyata kita disuruh buat puisi keroyokan maju dari satu persatu buat nulis satu kalimat puisi di papan tulis, untung aja nomor genap (yang di dalamnya termasuk aku) dapet tema yang lumayan mudah lah... hahaha


hasilnya lumayan lah....

ini dia hasilnya

Sebatang Kara

Berjalan dalam kesepian
di atas tanah merah
dan debu0debu yang beterbangan
Sesak dada ini, teringat masa lampau
Ketika mereka masih bersamaku
bercanda tawa
memeluk, mengusap tangisku
Ayah, ibu, kakak dimanakah kalian?
Masih bisakah kita bertemu?
Sekarang aku sendiri
sepi di sini kulalui hari-hari
Kalian telah pergi di telan gempa ini
Air mata telah habis terkikis
terkikis rasa lelah tuk menangis
Harapanki telah sirna
tertiup oleh sang bencana
Kini, hidupku sebatang kara
Pada siapa aku mengadu?
tentang keluh kesahku
Sudaraku... Aku meridukanmu...

by: Gerombolan Genap SPAWN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar